Hikayat Lahirnya Kerajaan-Kerajaan di Maluku

Syahdan, berlabuhlah seorang Arab di Ternate. Namanya Jafar Sadek, atau dikenal juga dengan nama Jafar Noh. Sesampainya di tanah Ternate, ia segera pergi ke sebuah bukit yang bernama Jore-Jore. Di puncak Bukit Jare-Jare itulah ia membangun rumahnya, memanfaatkan pohon-pohon kayu yang tumbuh di sekitarnya.

Lanjutkan membaca Hikayat Lahirnya Kerajaan-Kerajaan di Maluku

Reruntuhan Benteng

Entah sudah berapa lama aku tertidur di reruntuhan benteng ini. Langit mulai merona kemerahan, ditelan senja yang merayap di batas cakrawala. Terik mentari sudah hilang entah kemana, hanya menyisakan jingga-keemasan yang memantul di riak-riak lautan. Di kejauhan tampak para nelayan yang tengah menebar jala-jalanya. Senja yang damai pun perlahan luruh bersama desau angin yang kian lirih.

Lanjutkan membaca Reruntuhan Benteng

Ayah Menggendong Mayat Anaknya

Sinar matahari mulai terasa terik. Pijar cahayanya menyinari sudut-sudut ibu kota. Hari itu hari Minggu. Hari yang lazimnya dinikmati untuk beristirahat, berlibur atau sekadar bercengkrama dengan keluarga. Namun hal itu rupanya berbeda bagi Supriono. Pria paruh baya berumur 36 tahun itu harus ikut berdesak-desakan dalam kereta rel listrik (KRL) jurusan Jakarta – Bogor.

Lanjutkan membaca Ayah Menggendong Mayat Anaknya