Kala Senja Luruh

Kala senja luruh
kau pun menjelma menjadi rindu
Yang mengalir dalam buluh-buluh nadiku
Yang berputar dalam bilik-bilik jantungku
Dan bergaung keras dalam setiap rongga jiwaku

Kala senja luruh
kau adalah angin dingin yang berhembus
Yang bertiup lirih menerbangkan serasah rindu
Yang bercerita tentang kisah-kisah cinta
Yang melagukan penantiaan pada Sang Malam

Kala senja luruh
Kan kulukiskan wajahmu di batas cakrawala
dengan jingga dan awan yang berarak

Kala senja luruh
Kan kubisikan sebait rindu pada lautan
berharap ia berdebur keras di tepian hatimu

Kala senja luruh dan malam terbentang
Aku merindumu

Foto cover dari Unsplash oleh Caleb Woods.

Diterbitkan oleh

Risan Bagja Pradana

I read Linux man pages before going to bed 🤓

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s